Sebelum beranjak pembahasan mengenai bagaimana cara membuat kreasi kain flanel, kurang lengkap apabila belum mengetahui asal mula kain flanel
“Dari sebuah buku tentang kain flanel yang ditulis oleh Dwi Retguntari”.
Kain Flanel merupakan kain tertua dalam sejarah manusia, lebih tua dari kain tenun dan rajut. Kain Flanel (felt) adalah jenis kain yang terbuat dari serat wol tanpa ditenun. Untuk proses pembuatannya melalui proses pemanasan dan penguapan, sehingga mampu menghasilkan kain flanel yang beraneka tekstur dan jenisnya tergantung dari campuran bahan pembuatannya.
Ada bukti Arkeologi dari British Museum bahwa manusia mengenal pertama kali bahan benang yang dibuat dengan mengangin-anginkan serat sayuran ditempat yang tingggi. Tahun 6500 SM, di Turki bekas bekas penggunaan kain flanel telah ditemukan, dengan jenis yang sangat rumit juga ditemukan dalam kondisi diawetkan dalam sebuah makan di Siberia dari tahun 600 M.
Sebenarnya masih banyak legenda dalam kebudayaan tentang pembuatan kain flanel. Kaum nomadic di Asia Tengah masih mempraktikkan tradisi membuat kain flanel untuk dijadikan permadani, tenda, bahkan pakaian. Sedangkan di Barat kain flanel dijadikan media untuk berekspresi dalam dunia seni tekstil seperti seni desain. Namun sekarang beraneka ragam hasil dari kreasi kain flanel, seperti gantungan kunci, jepit rambut, bros jilbab, boneka, dll.
